PESONA WISATA INDONESIA

welcome to our blog



in a way, articles can also be described as a type of adjectives as they also tell us something about the nouns, like adjectives.

Articles are found in many Indo-European, Semitic, and Polynesian languages but formally are absent from some large languages of the world, such as Indonesian, Japanese, Hindi and Russian.

Posts

Comments

The Team

Blog Journalist

Connect With Us

Join To Connect With Us

Portfolio

    Posted by: guru ppkn cerdas Posted date: May 27, 2014 / comment : 0

    Gunung Bromo adalah salah satu gunung berapi paling terkenal di Indonesia. Gunung Bromo terletak dalam wilayah 4 kabupaten yaitu, Kabupaten Malang, Pasuruan, Probolinggo dan Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Gunung Bromo masuk dalam wilayah taman wisata Bromo Tengger Semeru yang meliputi Gunung Bromo, Gunung Semeru, Gunung Batok, dan lautan pasir yang luas. Gunung yang tak kalah serunya dari tempat wisata Lembah Baliem di Papua ini terletak di ketinggian 2.392 meter dari permukaan laut dan mempunyai kawah dengan garis tengah kurang lebih 800 meter dari utara ke selatan dan sekitar 600 meter dari barat ke timur. Gunung Bromo adalah gunung berapi yang bisa dibilang cukup aktif. Radius daerah bahayanya adalah 4 kilometer dari kawah gunung. Gunung Bromo terakhir meletus pada tahun 2010 yang lalu.

    Keindahan Gunung Bromo. Sumber : fotowisata.com
    Gunung Bromo memiliki arti nama Brahma dalam bahasa Sansekerta. Brahma adalah dewa utama bagi pemeluk agama Hindu. Masyarakat asli yang tinggal disekitar kawasan gunung Bromo memang beragama Hindu. Suku Tengger adalah masyarakat yang mendiami kawasan ini sejak lama. Nama Tengger diambil dari nama 2 orang pemuda dan pemudi yaitu Roro Anteng dan Joko Seger. Konon keduanya rela mengorbankan diri mereka dengan menceburkan diri ke kawah gunung Bromo sebagai tumbal untuk menghindari bencana besar. Jika anda melintas ke Bromo melalui arah Kecamatan Tongas maupun Probolinggo, anda akan disambut patung Roro Anteng dan Joko Seger tepat di pertigaan Kecamatan Sukapura.

    Sejak saat itu, peristiwa ini diperingati setiap tahun oleh masyarakat Tengger dengan upacara Kasada. Upacara ini dilaksanakan pada tengah malam hingga dini hari setiap bulan purnama sekitar tanggal 14 dan 15 Kasada berdasarkan sistem penanggalan Jawa. Dalam upacara Kasada masyarakat Tengger akan melakukan doa di pura yang terdapat di kaki gunung Bromo, kemudian dilanjutkan dengan melemparkan persembahan berupa hasil panen atau ternak ke dalam kawah gunung sebagai perwujudan rasa syukur.

    Kawah di Gunung Bromo. Sumber : trikfotografi.com/
    Saat ini Gunung Bromo sudah menjadi salah satu tempat wisata yang paling seru dan digemari oleh para wisatawan baik dari Indonesia maupun dunia, khususnya bagi orang-orang yang memiliki hobi untuk mendaki gunung, mereka akan sangat tertarik untuk mengunjungi gunung ini. Selain tertantang untuk mendaki gunungnya, anda juga akan disuguhi dengan pemandangan yang sangat indah, apalagi bila dilihat dari puncak gunung. Pemandangan di kawah pun juga tak kalah indahnya.

    Apa anda tertarik untuk mencicipi tempat wisata Gunung Bromo di Jawa Timur? Jika anda tertarik, anda bisa mengunjungi Gunung Bromo dari 4 kabupaten yang telah disebutkan di atas. Biasanya anda akan diantar dengan mobil jeep atau pun dengan menggunakan hewan Kuda. Anda harus menyiapkan perbekalan yang cukup dan fisik yang kuat jika ingin mengunjungi gunung yang satu ini.


    Demikan, semoga informasi di atas dapat bermanfaat untuk anda semua. Selamat mencoba dan selamat berlibur ke Gunung Bromo. 

    Tagged with:

    Next
    Newer Post
    Previous
    Older Post

    No comments:

    Leave a Reply

Comments

The Visitors says