PESONA WISATA INDONESIA

welcome to our blog



in a way, articles can also be described as a type of adjectives as they also tell us something about the nouns, like adjectives.

Articles are found in many Indo-European, Semitic, and Polynesian languages but formally are absent from some large languages of the world, such as Indonesian, Japanese, Hindi and Russian.

Posts

Comments

The Team

Blog Journalist

Connect With Us

Join To Connect With Us

Portfolio

    Posted by: guru ppkn cerdas Posted date: January 27, 2015 / comment : 0


    Penulis travel terdengar seperti pekerjaan impian. Namun seringkali pekerjaan itu justru sangat melelahkan, dan kadangkala sama sekali tidak obyektif.

    Jadi, siapa yang dapat Anda percayai saat membutuhkan ulasan suatu tempat yang hendak Anda kunjungi atau suatu hotel yang akan Anda inapi dalam perjalanan nanti? Coba beberapa sumber berikut ini:

    Koran dan majalah

    Keduanya memiliki standar yang tinggi, namun biasanya para penulis mengunjungi suatu tempat karena diundang oleh resor yang direviu. Fakta yang sudah jadi rahasia umum. Meski demikian, beberapa penerbitan bisa benar-benar independen. Kebijakan etik The New York Times mengharuskan para penulis travel mengunjungi suatu tempat dengan penyamaran, membayar sendiri biaya-biaya yang dikeluarkan, dan tidak menulis tempat-tempat yang memiliki hubungan kekeluaragaan atau pertemanan dengan mereka.

    Buku panduan

    Para pengulas anonym ada di mana-mana. Buku populer dan paling dipercaya antara lain adalah seri Lonely Planet terbitan Australia, yang memegang motto “perjalanan independen, nasihat terpercaya dan kebebasan editorial.”

    Layanan online

    TripAdvisor.com sampai saat ini merupakan situs yang paling banyak memiliki feedback, yang mengklaim memiliki lebih dari 50 juta ulasan dari “pengelana sejati dari seluruh dunia”. Di situs itu bisa ditemukan berbagai daftar ulasan, mulai dari yang positif sampai kritis, bahkan kadang untuk tempat yang sama. Bahkan saking kuatnya, seorang pemilik hotel asal Inggris pernah menuntut organisasi itu ke pengadilan karena keuntungan hotelnya merosot tajam setelah TripAdvisor menuduh beberapa ulasan positif dicurigai merupakan ulasan palsu.

    Dari mulut ke mulut

    Jangan ragu bertanya ke sana ke mari. Jika menyangkut hal-hal yang penting, tak ada yang bisa mengalahkan rekomendasi pribadi seseorang.

    Sumber: Readersdigest

    Tagged with:

    Next
    Newer Post
    Previous
    Older Post

    No comments:

    Leave a Reply

Comments

The Visitors says