PESONA WISATA INDONESIA

welcome to our blog



in a way, articles can also be described as a type of adjectives as they also tell us something about the nouns, like adjectives.

Articles are found in many Indo-European, Semitic, and Polynesian languages but formally are absent from some large languages of the world, such as Indonesian, Japanese, Hindi and Russian.

Posts

Comments

The Team

Blog Journalist

Connect With Us

Join To Connect With Us

Portfolio

    Posted by: guru ppkn cerdas Posted date: August 24, 2013 / comment : 0

    Oleh Tri Agus Yogawasista


    Kampung Wisata Kungkuk, Desa Punten, Kecamatan Bumiaji, Kabupaten Malang, Jawa Timur merupakan salah satu alternatif wisata yang bisa pertimbangkan jika ingin berlibur di Kota Wisata Batu. Dari pusat Kota Batu, Kampung Wisata Kungkuk berjarak kurang lebih 6 km.

    Kampung Kungkuk sebagai kampung wisata dirancang secara khusus sejak tahun 2009 lalu. Ide untuk mengembangkan kampung wisata ini tercipta akibat harga buah apel batu yang mulai menurun. Beberapa penduduk yang mengkhawatirkan masa depan kampung mereka akhirnya bermusyawarah dan terbentuklah Kampung Wisata Kungkuk ini. Pengembangan Kampung Kungkuk sebagai desa wisata ditunjang oleh pesona alamnya yang luar biasa karena diapit oleh Gunung Panderman disebelah selatan dan Gunung Arjuno di sebelah utara. Selain itu, Kampung Wisata Kungkuk memiliki beberapa sumber air yang melimpah yang terletak di atas bukit dan lereng-lereng gunung.

    Pintu Gerbang Kampung Wisata Kungkuk, Batu, Malang

    Kesenian Tradisional


    Aneka macam kebudayaan khas Kampung Kungkuk :
    • Tari Bambu Gila 
    • Kuda Lumping 
    • Tari Santar.
    Eksistensi kesenian-kesenian tersebut merupakan wujud kecintaan masyarakat Kampung Wisata Kungkuk dalam melestarikan kebudayaan yang sudah ada sejak zaman dahulu. Kesenian itu masih eksis sampai sekarang karena didukung oleh masyarakatnya. Disamping sebagai sarana rekreasi dan kesenangan, kesenian itu juga berfungsi sebagai sebuah upacara adat.

    Wisata Alam

    Petik buah

    Dapat memetik langsung buah jeruk, jambu, dan apel langsung dari pohonnya sekaligus menikmati buah yang masih segar tersebut.

    Ronda malam

    Malam, gelap, ditambah dengan suasana yang sejuk tentu saja menjadi teman yang indah untuk menikmati istirahat di kala sang rembulan menampakkan keindahan cahayanya. Tidur dengan nikmat dan lelap pasti menjadi dambaan setiap orang. Tetapi, waspadalah dikala Anda terlelap ada sebagian orang yang memiliki niat kurang baik untuk mengambil barang berharga Anda. Oleh karena itu, Kampung Wisata Kungkung memberikan warna yang berbeda di kala malam tiba dengan menggelar ronda malam bersama warga sekitar untuk menjaga kondisi kampung tetap aman di kala kegelapan malam hari. Hal ini merupakan suguhan yang menarik di kala modernitas yang terjadi diantara kita dan upaya melestarikan sikap gotong royong antar warga.

    Trail adventure 

    Bisa mengendarai motor trail sambil menikmati keindahan Kampung Kungkuk yang mempesona. Track yang disediakan akan melewati hutan pinus, perbukitan, dan pegunungan.

    Berkuda 

    Berkuda dengan melihat pemandangan yang indah. Harga yang ditawarkan pun cukup murah.

    Sekolah alam 

    Disini akan diajari bagaimana cara menanam dan merawat buah apel, jeruk, dan sayur-sayuran.

    Camping and outbound area 

    Bisa merasakan hidup di alam terbuka di camping ground yang disediakan. Camping ground ini berlokasi di tengah hutan pinus dengan panorama pegunungan yang indah.

    Penginapan (Homestay)


    Kampung Kungkuk menawarkan beberapa rumah siap huni dengan nuansa alam pedesaan yang mengagumkan.

    Informasi lebih lanjut hubungi 

    Kordinator Kampung Wisata Kungkuk 
    Desa Punten, Kecamatan Bumiaji, Kabupaten Malang, Jawa Timur
    Telp.: (62) 341 864 6488, +62817 047 3289
    Website: https://kungkukbatu2.blogspot.com/
    Nama Kontak: Pak Purwito

    Sumber: Berbagai artikel di internet

    Tagged with:

    Next
    Newer Post
    Previous
    Older Post

    No comments:

    Leave a Reply

Comments

The Visitors says