PESONA WISATA INDONESIA

welcome to our blog



in a way, articles can also be described as a type of adjectives as they also tell us something about the nouns, like adjectives.

Articles are found in many Indo-European, Semitic, and Polynesian languages but formally are absent from some large languages of the world, such as Indonesian, Japanese, Hindi and Russian.

Posts

Comments

The Team

Blog Journalist

Connect With Us

Join To Connect With Us

Portfolio

  • Menikmati Jagir Festival 2016 Di Ciamis  

    "Selain menyaksikan Jagir Festival, para wisatawan juga akan disuguhkan beberapa destinasi wisata yang sangat menakjubkan seperti wisata alam Grand Canyon dan Sungai Situmang"

     Jagir Festival Ciamis

    ReyGinaWisata -Dalam rangka menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat menyelenggarakan Jagir Festival 2016 pada tanggal 4-5 Juni 2016 lalu di lapangan Desa Jayagiri, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Selain untuk menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan, Jagir Festival diselenggarakan untuk memperingati ulang tahun Desa Jayagiri yang ke-33.

    Jagir Festival Ciamis

    Desa Jayagiri adalah sebuah desa yang memiliki keindahan alam yang sangat indah dan menakjubkan karena berada di kaki Gunung Sawal. Sawah yang membentang luas, pepohonan yang rimbun serta udaranya yang sejuk serta seni budaya yang beraneka ragam menjadikan Jagir Festival di sambut dengan sangat meriah oleh masyarakat sekitar Jayagiri, Panumbangan, Panjalu serta wisatawan dari berbagai daerah dan mancanegara.

    Jagir Festival Ciamis

    Jayagiri Festival atau yang disingkat Jagir Festival adalah kegiatan untuk mempromosikan berbagai potensi seni budaya Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Jagir Festival diharapkan dapat memberikan motivasi bagi pelaku seni dan budaya dalam pengembangan kreativitas yang berkualitas untuk meningkatkan kesejahterakan masyarakat serti melestarikan seni budaya Ciamis sekaligussebagai ajang promosi Wisata Budaya dan Wisata Alam Ciamis dan membuka peluang promosi bagi usaha perdagangan perikanan dan jasa di wilayah Ciamis Utara.

    Pagelaran Jagir Festival yang berlangsung pada 4-5 Juni 2016 kemarin meliputi aneka seni pertunjukan tradisi dan modern seperti helaran (seni rakyat dan budaya religi masyarakat Jayagiri), Sirnarasa Panjalu, pertunjukkan marawis, pencak silat, jaipongan, pertunjukan wayang ajen, pengajian akbar, tawashul, dzikir bersama serta manaqib qubro.

    Grand Canyon Ciamis
    Grand Canyon Ciamis

     Situs Tanjung Panjalu Ciamis
    Situs Lengkong Panjalu

    Selain menyaksikan Jagir Festival, para wisatawan juga akan disuguhkan beberapa destinasi wisata yang sangat menakjubkan seperti wisata alam Grand Canyon dan Sungai Situmang. Sementara bagi Anda pecinta Wisata Sejarah dapat mengunjungi Situs Lengkong Panjalu untuk menyaksikan sisa-sisa sejarah dari Kerajaan Panjalu di masa lalu. 


     
  • Menelusuri 10 Masjid Termegah Dan Terindah Di Indonesia  

    "Selain sebagai tempat beribadah bagi ummat muslim keberadaan masjid dengan bentuknya yang megah dan indah juga bisa dijadikan sebagai Tempat Wisata Religi"

    Masjid Agunga Jawa Tengah

    ReyGinaWisata -Sebagai negara Islam terbesar di dunia, Indonesia memiliki banyak bangunan masjid yang megah dan indah. Bangunan ini menjadi rumah bagi seluruh ummat muslim yang ingin berkomunikasi dengan pencipta-NyA. Selain sebagai tempat beribadah bagi ummat muslim keberadaan masjid dengan bentuknya yang megah dan indah juga bisa dijadikan sebagai Tempat Wisata Religi untuk melihat dan menikmati keindahan dari masjid-masjid ini yang menjadi representasi arsitektur tentang Islam dan Muslim. 

    Masjid Megah dan Indah bisa Anda temukan diberbagai daerah di Indonesia seiring dengan semakin luasnya penyebaran Agama Islam di Indonesia. Ada banyak masjid megah dan indah didirikan di wilayah Indonesia dengan gaya arsitektur yang terlihat sangat menakjubkan dari luar dan sangat memukau dari dalam masjid seperti kemegahan Masjid Kubah Emas Dian Al-Nahri di Depok, Jawa Barat atau Keindahan Arsitektur dari Masjid Agung Jawa Tengah di Semarang.

    Berikut 10 Masjid Termegah Dan Terindah Di Indonesia yang dapat Anda kunjungi untuk tempat beribadah atau hanya untuk melihat keindahan arsitekturnya yang memang sangat mengagumkan.

    1.  Masjid Agung Kediri, Jawa Timur


    Masjid Agung Kediri

    Masjid Agung Kediri adalah salah satu masjid Termegah dan Terindah di Indonesia yang dibangun pertama kalinya pada tahun 1771 masehi. Setelah dilakukan renovasi beberapa kali masjid yang terletak di Jalan Panglima Soedirman yang memiliki luas bangunan 1.388,8 meter persegi diatas areal seluas 4780,6 meter persegi yang terdiri dari bangunan bertingkat tiga dengan fasilitas parkir yang luas, kamar mandi, wc dan 80 kran tempat wudhu.
    Masjid yang memiliki menara setinggi 49 meter dengan air mancur di depannya ini akan terasa sejuk bila kita berada di dalamnya. Dengan hamparan marmer berwarna abu-abu dengan gaya arsitektur Romawi yang bisa dilihat dari seni mozaiknya marmernya serta hiasan pada cungkup masjid serta banyaknya tiang yang ada yaitu sebanyak 106 kolom menjadikan Masjid Agung Kediri menjadi salah satu Masjid Terindah Di Indonesia. 6. Masjid Raya Baitulrrahman, Nangroe Aceh Darussalam

    2. Masjid Kubah Emas Dian Al Mahri, Depok


    Masjid Kubah Emas Dian Al-Mahri

    Masjid Dian Al-Mahri yang juga dikenal dengan sebutan Masjid Kubah Emas adalah salah satu Masjid Terindah Di Indonesia yang terletak di Jalan Raya Meruyung, Kecamatan Limo, Kabupaten Depok, Jawa Barat. Selain sebagai tempat ibadah bagi ummat muslim, kompleks kawasan Masjid Kubah Emas juga merupakan Tempat Wisata Religi yang menarik perhatian banyak orang karena keindahannya.

    Masjid yang dibangun oleh Hj. Dian Djuriah Maimun Al Rasyid, pengusaha asal Banten pada tahun 2006 ini memiliki luas 8.000 meter persegi dan dapat menampung jama'ah sekitar 20.000 orang. 


    Masjid Kubah Emas Dian Al-Mahri

    Keunikan dari Masjid Dian Al-Mahri yang memiliki 5 kubah yang seluruhnya dilapisi oleh emas setebal 2-3 mm dengan mozaik dari kristal. Selain itu di dalam masjid juga terdapat lampu gantung yang didatangkan langsung dari Italia seberat 8 ton. Bukan itu saja keindahan dari masjid ini, Pada tempat imam juga terdapat hiasan relief yang terbuat dari emas 18 karat. Begitu juga pagar dilantai dua dan hiasan kaligrafi di langit-langit masjid. Sementara mahkota pilar masjid yang berjumlah 168 buah berlapis bahan Prado atau sisa emas.

    Secara umum gaya arsitektur Masjid Kubah Emas Dian Al-Mahri mengikuti gaya arsitektur timur tengah dengan ciri Kubah Menaret (Menara), halaman plaza serta hiasan dekoratif dengan elemen geometris dan obelisk sehingga tidaklah berlebihan jika Masjid Dian Al-Mahri sebagai Masjid Terindah dan Termegah di Indonesia bahkan di Asia Tenggara.   

    3. Masjid Istiqlal, Jakarta 


    Masjid Istiqlal

    Masjid Istiqlal adalah masjid termegah dan terbesar di Asia Tenggara yang berlokasi di Jakarta, Indonesia yang dirancang oleh Fredrerich Silaban. Sebagai masjid nasional Indonesia, Masjid Istiqlal diharapkan dapat menampung jamaah dalam jumlah besar karena itu arsitekturnya menerapkan gaya minimalis dengan mempertimbangkan keberadaannya di kawasan beriklim tropis.

    Selain sebagai tempat ibadah, Masjid Istiqlal juga merupakan Tempat Wisata Religi, Pusat Pendidikan Agama dan Pusat Aktivitas Syiar Islam. Dengan mengunjungi masjid ini para jamaah dan wisatawan dapat melihat keunikan arsitektur masjid yang merupakan perpaduan antara arsitektur Indonesia, Timur Tengah dan Eropa.    

    4. Masjid Islamic Centre, Samarinda


    Masjid Islamic Centre Samarinda

    Masjid Islamic Centre Samarinda adalah Masjid Terindah Dan Termegah selanjutnya di Indonesia. Masjid yang terletak di Kelurahan Teluk Lerong Ulu, Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, Indonesia. Masjid ini merupakan Masjid Termegah dan Terbesar Di Asia Tenggara setelah Masjid Istiqlal, Jakarta dan Masjid Al-Akbar.

    Masjid yang memiliki luas banguanan 43.500 meter persegi memiliki 7 menara setinggi 99 meter yang melambangkan Asmaul Husna atau nama-anam Allah SWT yang jumlahnya 99. Menara utama terdiri atas bangunan 15 lantai yang masing-masing lantainya setinggi 6 meter. 

    Selain memiliki menara utama, bangunan ini juga memiliki 6 menara di bagian sisi masjid. 4 menara setinggi 70 meter dan 2 menara lainnya setinggi 57 meter. 

    5. Masjid Raya Baiturrahman, Nangroe Aceh Darussalam


    Masjid Baiturrahman

    Masjid Raya Baiturrahman yang terletak di pusat kota Banda Aceh adalah salah satu Masjid Termegah dan Terindah Di Indonesia dan juga merupakan salah satu Situs Sejarah yang mampu bertahan hingga hari ini. Masjid yang dibangun pada saat Kesultanan Aceh sekitar tahun tahun 1022 H atau 1612 Masehi yang dipimpin oleh Sultan Iskandar Muda Mahkota Alam.  

    Masjid Baiturrahman

    Sebagai tempat bersejarah yang memiliki nilai seni tinggi, Masjid Raya Baiturrahman juga merupakan Tempat Wisata Religi yang mampu membuat wisatawan yang datang berdecak kagum akan sejarah dan keindahan arsitekturnya. Dimana Masjid Raya Baiturrahman merupakan salah satu Masjid Termegah dan Terindah di Indonesia yang memiliki gaya arsitektur yang memukau, ukiran yang menarik, halaman yang luas dengan kolam air mancur bergaya arsitektur Kesultanan Turki Utsmani.  

    6. Masjid Al-Markaz Al-Islami, Makassar


    Masjid Al-Markaz Al-Islami

    Masjid Al-Markaz Al-Islami merupakan sebuah masjid terindah selanjutnya yang terletak di kota Makassar, Sulawesi Selatan. Masjid yang diresmikan pada tahun 1996 merupakan salah satu pusat ibadah agama Islam terbesar dan termegah di Asia Tenggara. Masjid yang terdiri dari 3 lantai yang seluruhnya di lapisi Batu Granit. 

    Gaya arsitekturnya banyak dipengaruhi oleh Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah. Jika Anda memasuki masjid ini, Anda akan menemukan nuansa sejuk dan hijau dari masjid.

    7. Masjid Rahmatan Lil-Alamin, Indramayu


    Masjid Rahmatan Lil-ALamin

    Masjid Rahmatan Lil-Alamin merupakan masjid termegah dan terindah yang berlokasi di Desa Mekarjaya, Kecamatan Heurgeulis, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat bergaya tradisional kontemporer. Desainnya mencakupi masjid-masjid diseluruh dunia. Bentuk lengkungan pada Mihrab misalnya mengadopsi mengadopsi lengkungan Masqura Masjid Cordoba yang dibangun oleh Umayyah. Sedangkan betuk lengkungan pada empat gerbang utama masjid mengadopsi lengkungan yang lazim digunakan pada masjid di Mesir yang dibangun oleh Fatimiyah.Dan sebagai prasarat untuk ketahannya digunakan bahan granit yang bisa bertahan hingga ribuan tahun lamanya.   

    8. Masjid Agung Jawa Tengah


    Masjid Agung Jawa Tengah

    Masjid Agung Jawa Tengah merupakan sebuah masjid yang dibangun di Kota Semarang, Jawa Tengah yang mulai diresmikan pada tahun 2006 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Masjid yang dirancang dengan gaya arsitektual campuran Jawa, Islam dan Romawi di arsiteki oleh Ir. H. Ahmad Fanani. Bangunan utama masjid beratap limas khas bangunan Jawa namun dibagian ujungnya dilengkapi dengan kubah besar berdiameter 20 meter ditambah lagi dengan 4 menara masing masing setinggi 62 meter ditiap penjuru atapnya sebagai bentuk bangunan masjid universal Islam lengkap dengan satu menara terpisah dari bangunan masjid setinggi 99 meter.

    Gaya Romawi terlihat dari bangunan 25 pilar dipelataran masjid. Pilar pilar bergaya koloseum Athena di Romawi dihiasi kaligrafi kaligrafi yang indah, menyimbolkan 25 Nabi dan Rosul, di gerbang ditulis dua kalimat syahadat, pada bidang datar tertulis huruf Arab Melayu “Sucining Guno Gapuraning Gusti“. 

    Masjid Agung Jawa Tengah ini, selain disiapkan sebagai tempat ibadah, juga dipersiapkan sebagai objek wisata religius. Untuk menunjang tujuan tersebut, Masjid Agung ini dilengkapi dengan wisma penginapan dengan kapasitas 23 kamar berbagai kelas, sehingga para peziarah yang ingin bermalam bisa memanfaatkan fasilitas. 

    9. Masjid Agung An-Nur, Pekanbaru


    Masjid Agung An-Nur, Pekanbaru

    Masjid Agung An-Nur merupakan salah satu masjid termegah dan terindah di Pekanbaru. Masjid yang diresmikan pada tahun 1968 yang juga merupakan Masjid Termegah Dan Terindah Di Indonesia banyak mendapat pengaruh arsitektur Melayu, Turki, Arab dan India.

    Masjid Agung An-Nur di Pekanbaru, Provinsi Riau ini disebut-sebut sebagai Taj Mahalnya Provinsi Riau. Masjid yang dirancang oleh arsitektur Ir. Ruseno dapat menampung sekitar 4.500 jama'ah.   


    10. Masjid Agung Tuban, Jawa Timur


    Masjid Agung Tuban

    Masjid Agung Tuban adalah salah satu masjid yang berdiri dengan sangat megah dan indah ditengah alun-alun kota Tuban, Jawa Timur. Masjid yang didirikan oleh Adipati Raden Ario Tedjo, Bupati Tuban pertama yang beragama Islam pada abad ke-15 saat Tuban masih di kuasai oleh Kerajaan Majapahit.

    Secara keseluruhan setelah dilakukan beberapa kali renovasi, gaya arsitektur Masjid Agung Tuban merupakan perpaduan gaya arsitektur masjid seperti, Tampilan luar masjid mengadopsi gaya Masjid Imam di Iran, Interiornya mengadopsi gaya Masjid Cordoba di Spanyol. Semetara arsitektur khas Jawa terdapat pada ukiran tangga yang terbuat dari bahan kuningan.

    Nah itulah keberadaan 10 Masjid Termegah dan Terindah Di Indonesia yang dapat Anda nikmati sebagi tempat beribadah dan juga sebagai tempat wisata religi. Semoga dengan dibangunnya masjid-masjid ini akan menambah keimanan kita kepada Allah SWT.

     
  • 8 Situs Warisan Dunia Andalan Pariwisata Indonesia 


    "Dengan kekayaan alam, budaya dan keanekaragaman mahluk hidup yang tinggi, tidaklah berlebihan banyak tempat di Indonesia ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO sekaligus sebagai Tempat Wisata Andalan Indonesia"

    8 Situs Warisan Dunia Andalan Pariwisata Indonesia

    ReyGinaWisata - Indonesia adalah sebuah negara di kawasan Asia Tenggara yang dilintasi Garis Khatulistiwa dan berada di antara Benua Asia dan Benua Australia serta diapit oleh Samudera Pasifik dan Samudera Hindia yang terdiri dari 13.466 pulau. Sehingga negara kepulauan terbesar di dunia ini dianugerahi dengan sumber alam yang melimpah, budaya yang beragam serta keanekaragaman mahluk hidup yang tinggi yang oleh beberapa pihak wilayah ekologi Indonesia disebut dengan istilah "Mega Biodiversity" atau "Keanekaragaman Mahluk Hidup Yang tinggi".

    Dengan kekayaan alam, budaya dan keanekaragaman mahluk hidup yang tinggi, tidaklah berlebihan banyak tempat di Indonesia ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO sekaligus sebagai Tempat Wisata Andalan Indonesia untuk menarik Wisatawan Mancanegara untuk berkunjung ke Indonesia seperti menyaksikan Hewan Purba Komodo di  Taman Nasional Komodo, Menyaksikan Keindahan Arsitektur Candi Borobudur atau belajar tentang Evolusi Manusia Purba di Situs Manusia Purba Sangiran.

    Berikut 8 Situs Warisan Dunia Andalan Pariwisata Indonesia yang Kami lansir dari berbagai sumber. 

    1. Taman Nasional Komodo


    Taman Nasional Komodo

    Taman Nasional Komodo adalah salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO yang terletak di Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Situs yang di terima sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO  pada tahun 1991 merupakan salah satu Tempat Wisata andalan Indonesia yang banyak di kunjungi oleh wisatawan.

    Taman Nasional yang terdiri dari gugusan tiga pulau besar Pulau Komodo, Pulau Rinca dan Pulau Padar serta beberapa pulau kecil lainnya merupakan habitat asli hewan langka Komodo serta beberapa hewan yang berasal dari Asia dan Australia.

    Selain itu dikawasan ini juga terdapat 253 spesies karang pembentuk terumbu karang serta sekitar 1.000 spesies ikan sehingga Taman Nasional Komodo banyak menarik minat wisatawan asing untuk berkunjung ke Taman Nasional Komodo.

    Selain itu kawasan Taman Nasional Komodo juga dinyatakan sebagai salah satu pemenang New 7 Wonders pada tanggal 11 November 2011 bersama-sama dengan Hutan Amazon, Teluk Halong, Air Terjun Iguazu, Pulau Jeju, Sungai Bawah Tanah Puerto Princesa dan Table Mountain. 

    2. Taman Nasional Ujung Kulon


    Taman Nasional Ujung Kulon

    Taman Nasional Ujung Kulon yang terletak di Provinsi Banten atau bagian paling barat Pulau Jawa Indonesia selain sebagai tempat penangkaran hewan langka Badak, Kawasan yang terdiri dari hutan lindung yang sangat luas merupakan salah satu tempat wisata andalan Indonesia.

    Taman Nasional Ujung Kulon bersama dengan Cagar Alam Krakatau yang merupakan aset nasional Indonesia ini di tetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1991 yang saat ini kurang lebih 50 sampai 60 Badak hidup di habitat ini. 

    3. Candi Borobudur


    Candi Borobudur

    Borobudur adalah candi Budha yang terletak di Desa Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Menurut sejarah candi berbentuk stupa ini didirikan oleh penganut Agama Budha Mahayana sekitar abad ke-8 masehi pada masa pemerintahan Wangsa Syailendra. Candi ini merupakan Kuil Budha terbesar di dunia sekaligus sebagai Monumen Budha terbesar di dunia. Sehingga oleh UNESCO Candi Borobudur di tetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1991.

    Saat ini Borobudur masih digunakan sebagai tempat ziarah keagamaan, Setiap tahunnya banyak Ummat Budha dari seluruh Indonesia dan mancanegara berkumpul di Candi Borobudur untuk memperingati trisuci Waisak dan sebagai tempat wisata yang banyak dikunjungi oleh wisatawan mancanegara.  

    4. Candi Prambanan


    Candi Prambanan

    Candi Prambanan adalah komplek candi Hindu terbesar di Indonesia yang dibangun pada abad ke-9 masehi. Pada awalnya candi ini dibangun untuk trimurti, tiga dewa utama agama Hindu yaitu Brahma, Wishnu dan Siwa. Menurut prasasti Siwagrha nama asli komplek candi ini adalah Siwagrha (Rumah Siwa) dan memang digerbang utama Grabagriha bersemayan arca Siwa Mahadewa setinggi tiga meter yang menunjukkan bahwa Dewa Siwa di candi ini sangat di utamakan.

    Kompleks Candi Prambanan yang terletak di Desa Prambanan, Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah adalah termasuk Situs Warisan Dunia UNESCO sejak tahun 1991. Candi terbesar dan terindah di Asia Tenggara ini merupakan salah satu tempat wisata yang banyak dikunjungi oleh Wisatawan Mancanegara dan Wisatawan Domestik.    
     

    5. Situs Manusia Purba Sangiran


    Situs Manusia Purba Sangiran

    Sangiran adalah situs arkeologi yang terletak di Pulau Jawa, Indonesia. Situs ini oleh para ilmuwan merupakan salah satu situs penting di dunia untuk mempelajari Fosil Manusia. Saat ini Situs Manusia Purba Sangiran dijadikan sebuah museum yang memberikan informasi tentang manusia purba dan hewan yang pernah hidup di bumi sejak 1 juta tahun yang lalu. Hingga Situs Manusia Purba Sangiran ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1996.

    6. Taman Nasional Lorenz


    Taman Nasional Lorenz

    Taman Nasional Lorenz merupakan taman nasional terbesar di Asia Tenggara yang terletak di Provinsi Papua, Indonesia. Dengan luas 2,4 juta ha, taman ini banyak terdapat tanaman asli, hewan dan budaya sehingga pada tahun 1999 taman ini dijadikan Situs Warisan Dunia UNESCO.

    Taman Nasional Lorenz merupakan perwakilan dari ekosistem terlengkap untuk keanekaragaman hayati di Asia Fasifik. Kawasan ini juga merupakan salah satu dari tiga kawasan di dunia yang mempunyai Gletser di daerah tropis. Selain memiliki keanekaragaman hayati yang sangat tinggi dan keunikan adanya Gletser, tempat ini juga terdapat sungai yang menghilang beberapa kilometer ke dalam tanah di Lembah Baliem.

    Dengan memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi dan ditunjang oleh keanekaragaman budaya yang menggagumkan yang diperkirakan telah berusia 30.000 tahun yang lalu dan juga merupakan tempat kediaman Suku Nduga, Suku Dani Barat, Suku Amungme, Suku Sempan dan Suku Asmat menjadikan kawasan Taman Nasional Lorenz banyak dikunjungi oleh Wisatawan dari berbagai penjuru dunia.

    7. Hutan Hujan Tropis Sumatera


    Hutan Hujan Tropis Sumatera

    Hutan Hujan Tropis Sumatera adalah tempat pelestarian bagi Hutan Hujan Tropis dan habitat asli dari beberapa spesies hewan yang hampir punah seperti Harimau Sumatera, Orangutan Sumatera, Gajah Sumatera serta Badak Bercula Dua. Dengan luas wilayah sekitar 2,5 juta ha yang terdiri dari 3 Taman Nasional seperti Taman Nasional Gunung Leuser, Taman Nasional Kerinci Seblat dan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan pada bulan Juli 2004, Hutan Hujan Tropis Sumatera ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.

    8.  Lanskap Kultur Budaya Provinsi Bali


    Lanskap Kultur Budaya Provinsi Bali

    Lanskap Kultur Budaya Provinsi Bali merupakan sebuah lanskap yang berada di Provinsi Bali, Indonesiayang terdiri dari pedesaan dan sawah bertingkat Jatiluwih dengan sistem Subak, Pura dan candi yang berada di sana. Selain memiliki entitas yang unik yang terlaksana dari filsafat Bali yang unik yaitu untuk mencapai kebahagiaan, kemakmuran dan kedamaian yang hanya dapat tercapai jika Tuhan, Manusia dan Alam hidup dengan harmoni. 

    Dengan kultur budaya yang sangat menakjubkan serta keindahan alam yang sangat mempesona Lanskap Kultur Budaya Provinsi Bali ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 2012 dan banyak mendapat kunjungan dari wisatawan mancanegara sebagai tempat berlibur sekaligus belajar sni budaya yang ada di Provinsi Bali, Indonesia.

    Nah itulah 8 Situs Warisan Dunia UNESCO Andalan Pariwisata Indonesia yang banyak di kunjungi oleh Wisatawan dari berbagai begara di dunia.


  • 10 Tempat Wisata Budaya Paling Populer Indonesia 2016  

    "Tempat-tempat wisata budaya Indonesia ini yang paling banyak dikunjungi oleh para wisatawan"
     
    Tempat Wisata Budaya Candi Prambanan

    ReyGinaWisata -  Wisata Budaya adalah sebuah jenis kegiatan pariwisata yang menggunakan kebudayaan sebagai objeknya. Indonesia sendiri merupakan sebuah negara kepulauan terbesar dunia yang banyak memiliki suku, bahasa dan budaya. Tempat-tempat wisata budaya di Indonesia terkenal dengan gaya arsitektur bangunan dari seni ukir, seni patung serta relief-relief yang sangat indah dan sempurna sehingga tempat-tempat Wisata Budaya Indonesia dibawah ini menjadi sangat populer dan banyak dikunjungi oleh wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara.

    Berikut 10 Tempat Wisata Budaya Paling Populer Indonesia 2016

    1. Pura Tanah Lot, Bali


    Pura Tanah Lot

    Pura Tanah Lot adalah sebuah Destinasi Wisata Budaya di Bali, Indonesia. D i tempat ini terdapat dua pura yang terletak diatas batu besar. Pura ini merupakan pura laut tempat pemujaan dewa-dewa penjaga laut. Tempat ini menjadi salah satu tempat paling populer sebagai tempat wisata budaya yang banyak dikunjungi oleh para wisatawan mancanegara karena keindahan alamnya serta sebagai tempat yang menakjubkan untuk melihat matahari tenggelam (sunset).

    Objek Wisata Budaya nan indah ini terletak di Beraban, Kediri, Tabanan atau sekitar 13 kilometer sebelah selatan kota Tabanan, Bali. Selain dapat menikmati keindahan sunset di Pura Tanah Lot Anda juga dapat menyaksikan Budaya Odalan yang diperingati setiap 210 hari sekali. 
     

    2. Candi Borobudur, Jawa Tengah


    Candi Borobudur

    Borobudur adalah sebuah candi Buddha dan monumen Buddha terbesar di dunia yang terletak di Desa Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Candi berbentuk stupa ini dibangun oleh para penganut Agama Buddha Mahayana sekitar abad ke-8 masehi.

    Borobudur merupakan mahakarya seni rupa Buddha Indonesia sebagai contoh pusat percapaian keselarasan teknik arsitektur dan estetika seni rupa Buddha di Pulau Jawa. Di Candi Borobudur Anda dapat menyaksikan kelanjutan unsur lokal struktur megalitik punden berundak atau piramida bertingkat yang ditemukan dari periode Prasejarah Indonesia.

    Bangunan yang termasuk salah satu Situs Warisan Dunia Unesco ini selain sebagai Tempat Wisata Budaya Indonesia paling populer di Indonesia, Candi Borobudur juga masih digunakan sebagai tempat ziarah keagamaan terutama dalam memperingati hari Trisuci, Waisak.

    3. Candi Prambanam, Sleman


    Candi Prambanan

    Candi Prambanam atau Candi Loro Jonggrang adalah sebuah Destinasi Wisata Budaya Indonesia yang dibangun pada abad ke-9 masehi di Kecamatan Prambanan, Sleman dan Kecamatan Prambanan, Klaten atau sekitar 17 kilometer timur laut dari Kota Yogyakarta. 

    Candi yang termasuk sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO dan Candi Hindu terbesar di Indonesia sekaligus sebagai candi terindah dan termegah di Asia Tenggara menjadikan Candi Prambanan sebagai Tempat Wisata Budaya palling populer bagi wisatawan di seluruh dunia.  

    4. Pura Luhur Uluwatu, Bali


    Pura Luhur Uluwatu

    Pura Luhur Uluwatu merupakan sebuah pura yang berada di ujung barat daya Pulau Bali di atas anjungan batu karang yang terjal dan tinggi serta menjorok le laut ini merupakan Pura Sad Kayangan yang dipercaya oleh ummat Hindu sebagai penyangga dari 9 mata angin.

    Pura yang terletak di Desa Pecatu, Kecamatan Kuta, Badung, Provinsi Bali ini menjadi sangat populer karena dibawahnya adalah Pantai Pecatu yang seringkali digunakan sebagai olahraga Selancar (surfing) kelas dunia. Bahkan banyak even surfing berskala internasional di adakan di Pantai Pecatu. Ombak di pantai ini terkenal amat cocok untuk dijadikan tempat selancar selain menikmati keindahan alam Bali yang memang sangat memanjakan mata.

     5. Istana Tirta Gangga, Bali


    Istana Tirta Gangga

    Istana Tirta Gangga adalah bekas istana kerajaan yang terletak di bagian timur, Pulau Bali atau sekitar 5 kilometer dari Karangasem dekat dengan Gunung Agung. Tempat ini menjadi terkenal dan sangat populer dikalangan para wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara karena istana airnya yang dimiliki oleh Kerajaan Karangasem.

    Di Istana Air Tirta Gangga Anda akan disuguhkan oleh sebuah labirin kolam dan air mancur yang dikelilingi oleh taman yang rimbun serta patung-patung yang indah.  

    6.  Kapal Karam USS Liberty, Bali



    Kapal Karam USS Liberty

    Kapal Karam USS Liberty adalah sebuah kapal perang yang telah karam akibat terjadinya Perang Dunia II pada tahun 1942. Perairan di tempat kapal karam ini menjadi popeler dan menakjubkan karena ditumbuhi aneka karang warna warni  serta menjadi tempat menarik bagi biota laut yang hidup diantara reruntuhan besi tua kapal.

    Karang di kapal ini sudah jadi karena tenggelam sejak tahun 1942 lalu sehingga banyak para penyelam mancanegara yang datang berkunjung untuk melihat pemandangan bawah laut Kapal Karam USS Liberty di perairan sekitar Pulau Bali.

    7. Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh


    Masjid Raya Baiturrahman

    Masjid Raya Baiturrahman adalah masjid Kesultanan Aceh yang dibangun oleh Sultan Iskandar Muda Mahkota Alam pada tahun 1022 masehi. Bangunan indah dan megah yang mirip dengan Taj Mahal, India ini terletak tepat di jantung ibukota Banda Aceh.

    Sebagai tempat sejarah yang mempunyai nilai histori tinggi, Saat ini Masjid Raya Baiturrahman juga dijadikan sebagai Tempat Wisata Budaya yang mampu membuat para wisatawan yang datang berdecak kagum akan sejarah dan keindahan  arsitekturnya, ukirannya yang menarik, halaman yang luas dengan kolam pancuran air bergaya Kesultanan Turki Utsmani.   

    8. Pura Tirta Empul, Bali



    Pura Tirta Empul

    Pura Tirta Empul adalah sebuah pura Hindu yang terletak di Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Pulau Bali, Indonesia. Tempat ini menjadi terkenal dan populer dikalangan wisatawan dengan air sucinya dimana orang-orang Hindu Bali mencari penyucian diri.

    Pura yang dibangun pada tahun 962 masehi selama masa Wangsa Warmadewa, Di tempat adanya mata air besar. Sementara disisi kirinya terdapat sebuah vila modern di atas bukit yang pada awalnya di bangun untuk kunjungan Presiden Soekarno pada tahun 1954 yang sekarang digunakan sebagai tetirah bagi tamu-tamu penting.  

    9. Pura Besakih, Bali



    Pura Besakih

    Pura Besakih adalah sebuah komplek pura yang terletak di Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali merupakan pusat kegiatan dari seluruh pura yang ada di Pulau Bali. Diantara banyaknya pura-pura yang terdapat di komplek Pura Besakih, Pura Penataran Agung adalah pura terbesar dan terbanyak bangunan-bangunan pilinggihnya, terbanyak jenis upakaryanya dan merupakan pusat dari semua pura yang ada di komplek Pura Besakih.

    Selain dijadikan sebagai tempat beribadah, Pura Besakih yang diusulkan menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO ini juga merupakan salah satu Tempat Wisata Populer di Pulau Bali yang banyak dikunjungi wisatawan mancanegara

    10. Istana Maimun, Medan


    Istana Maimun

    Isatana Maimun adalah sebuah Istana Kesultanan Deliyang juga merupakan salah satu ikon Kota Medan, Sumatera Utara. Isatana yang di desain oleh Arsitektur Italia dan dibangun oleh Sultan Deli, Sultan Mahmud Al Rasyid pada tahun 1891 masehi. 

    Arela bangunan yang memiliki luas 2.772 meter persegi dan 30 ruangan ini yang terdiri dari 2 lantai dan memiliki 3 bagian yaitu bangunan induk, bangunan sayap kiri, dan bangunan sayap kanan. 

    Saat ini Istana Maimun merupakan salah satu Tempat Wisata Budaya Paling Populer di Indonesia karena usianya yang sudah tua namun juga memiliki desain interior yang unik yang memadukan unsur-unsur Warisan Kebudayaan Melayu dengan gaya Islam, Spanyol, India dan Italia.

    Nah itulah 10 Tempat Wisata Budaya Paling Populer Indonesia 2016 yang banyak dikunjungi oleh para wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara dari berbagai penjuru dunia.     

  • Menjelajahi 7 Lukisan Gua Prasejarah Indonesia  

    "Lukisan Gua Prasejarah adalah contoh pertama dari apa yang kita sebut sejarah pesan masa lalu sebagai sebuah pernyataan universal untuk mengatakan "Kami Pernah Ada Di Sini"

    lukissan gua prasejarah indonesia

    ReyGinaWisata -Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari 13.466 pulau memiliki kekayaan alam yang melimpah, budaya dan sejarah yang sangat mengagumkan. Salah satunya adalah keberadaan beberapa Lukisan Gua Prasejarah yang tersebar di Kalimantan, Sulawesi hingga Papua.

    Lukisan Gua Prasejarah Di Indonesia diindentifikasikan sebagai hasil dari kebudayaan yang mulai berkembang mengenai kemampuan nenek moyang Indonesia pada masa lalu dalam menuangkan ekspresinya. Lukisan Gua Prasejarah adalah contoh pertama dari apa yang kita sebut sejarah pesan masa lalu sebagai sebuah pernyataan universal untuk mengatakan "Kami Pernah Ada Di Sini" 

    Berikut 7 Lukisan Gua Prasejarah Di Indonesia yang wajib Anda jelajahi keberadaannya untuk membuktikan bahwa nenek moyang bangsa Indonesia pernah ada.

    1. Lukisan Gua Prasejarah Leang Leang, Sulawesi Selatan


    Lukisan Gua Leang-Leang, Sulawesi

    Sebelum penelitian di Maros, arkeolog pada umumnya menganggap lukisan gua di Eropa sebagai satu-satunya yang tertua di dunia. Arkeolog tidak menyangka akan muncul lukisan gua tertua lainnya di luar Eropa, apalagi berasal dari daerah tropis seperti Indonesia.

    Tapi penelitian kerjasama antara Pusat Arkeologi Nasional (Indonesia), Universitas Wollongong dan Universitas Griffith (Australia), Balai Peninggalan Cagar Budaya Makasar dan Balai Arkeologi Makasar, telah memberikan sebuah pemahaman baru mengenai umur lukisan dinding gua di Sulawesi Selatan.

    Lukisan gua leang-leang, sukabumi

    Hasil pertanggalan terhadap “lukisan dinding gua” pada situs-situs arkeologi di Maros, Sulawesi Selatan, menunjukkan umur yang tidak jauh berbeda dengan yang ditemukan di Eropa, yaitu minimal sekitar 40 ribu tahun yang lalu

    “Ini memberikan gambaran bahwa manusia modern awal, yang telah menghuni kawasan Sulawesi Selatan telah mengenal seni cadas (rock art) sebagaimana yang terjadi di Eropa pada waktu yang hampir bersamaan,”  

    Selain terdapat Lukisan Gua Prasejarah, Kawasan ini juga dikenal sebagai "Hutan Batu" yang masuk ke dalam Taman Nasional Bantimurung, Pegunungan Bulusaraung. Batu Karst yang terdapat di kawasan ini pada umumnya tinggi menjulang menyerupai menara sehingga bagi Anda yang memiliki hobi panjat tebing bisa melakukan pemanjatan yang cukup menantang adrenalin. 

    Berdasarkan sumber dari sejumlah peneliti geologi dan arkeologi nasional dan internasional yang pernah meneliti di kawasan karst tersebut, menyebutkan bahwa dari ratusan goa yang berada di kawasan karst tersebut, sebanyak 89 di antaranya, merupakan goa prasejarah yang merupakan bekas tempat tinggal manusia purba ribuan tahun lalu.


    Bahkan kawasan bukit karst Rammang-rammang menyimpan banyak bukti sejarah fenomena geologi, khususnya fenomena pergerakan lempeng bumi yang memiliki andil dalam pembentukan Pulau Sulawesi.

    Lukisan gua leang-leang, sulawesi


    Keeksotikan kawasan bukit karst Maros semakin lengkap dengan adanya aliran sungai yang diapit oleh hamparan persawahan, rumah-rumah panggung milik penduduk, menara karst, taman batu, gua karst, jembatan karst dan yang paling menakjubkan adalah pada ujung sungai tersebut terdapat perkampungan yang dibentengi oleh gugusan menara karst.


    Dan di sungai itu menyajikan keindahan lanskap bagai jejeran etalase keragaman perpaduan geodiversity, biodiversity dan cultural diversity yang tak ada tandingannya.

    2. Lukisan Gua Prasejarah Kalimantan


    lukisan gua kalimantan

    Penelitian terhadap gua-gua yang terdapat lukisan prasejarah di Kalimantan oleh Indonesia baru dimulai dengan melakukan survei pada tahun 1995 yang dilakukan oleh Balai Arkeologi Banjarmasih dan Pusat Arkeologi Nasional ke pegunungan Meratus, yang termasuk Kabupaten Tabalong (Kalimantan Selatan), guna memperoleh data tentang aktivitas kehidupan zaman prasejarah yang berciri mesolitik dan neolitik. Salah satu gua tersebut adalah Gua Babi. Di dalamnya ditemukan sisa-sisa aktivitas hunian yang dicirikan oleh benda-benda serpihan batu rijang, pecahan gerabah berhias, serta himpunan sisa moluska dari kelas gastropoda.Contoh arang dari Gua Babi yang dianalisis dengan metode pertanggalan C-14 menghasilkan data 5000 tahun yang lalu.

    Lukisan gua yang cukup menarik perhatian adalah lukisan gua di Gua Tamrin dan Gua Ham karena di dalam gua tersebut terdapat banyak gambar. Gua Tamrin yang berada dekat sungai Marang, bahkan memiliki lukisan-lukisan penari  yang mengenakan topeng pada seluruh bagian kepala. Lukisan tersebut sedikitnya mirip dengan tari-tarian adat yang masih berlangsung di beberapa suku papua dan beberapa kepulauan di Melanasia.

    lukisan gua kalimantan

    Sementara di Gua Ham diketemukan lukisan penari, hewan yang menyerupai tapir, jenis rusa dan tumbuhan. Yang paling luar biasa adalah lukisan cap tangan yang jumlahnya mencapai 275 gambar, dan menjadi salah satu gua yang memilki lukisan cap tangan terbanyak di dunia.

    3. Lukisan Gua Prasejarah Sulawesi Tenggara


    lukisan gua sulawesi tenggara

    Selain memiliki pemandangan alam yang sangat menakjubkan, Sulawesi Tenggara juga memiliki sebuat tempat Wisata Budaya untuk Anda jelajahi. Kekayaan alam lain yang dapat Anda nikmati adalah Lukisan Gua Prasejarah. Di Sulawesi Tenggara Anda akan banyak menemukan lukisan gua prasejarah seperti di Mentanduro, La Kabori, Kolumbo, Toko dan Wa Bose. Semua peninggalan ini berada di sekitar kawasan perladangan Liabalano , Kampung Mabolu, Desa Bolo, Kecamatan Kotobu, Pulau Muna, Sulawesi Tenggara.

    Kompleks seni cadas di Pulau Muna ini rupanya menunjukkan tingkat perbedaan yang signitifkan. tidak saja perihal teknik, pergambaran serta warnayang digunakantetapi polanya juga bervariasi.

    Lukisan Gua Prasejarah Pulau Muna ini di dominasi oleh warna cokelat yang terbuat dari tanah liat. Hal menarik yang dapat Anda saksikan pada Lukisan Gua Prasejarah ini adalah Anda tidak dapat menemukan pola cap tangan sebagaimana lukisan-lukisan gua prasejarah lainnya di Indonesia. 

    4. Lukisan Gua Prasejarah Pulau Seram, Maluku


    lukisan gua pulau seram

    Lukisan prasejarah atau praaksara yang berupa lukisan pada dinding gua merupakan salah satu hasil kebudayaan manusia masa praaksara yang hidup pada masa berburu dan mengumpulkan makanan. Pada masa itu manusia bertempat tinggal digua-gua alami yang dalam atau gua-gua paying atau gua dangkal (Ceruk). Lukisan tersebut mereka buat pada dinding-dinding gua tempat tinggal mereka,

    5. Lukisan Gua Prasejarah Teluk Speelman, Papua


    lukisan gua teluk speelman, papua

    Orang yang pertama kali mencatat Lukisan Gua Prasejarah Teluk Speelman, Papua adalah Johannes Keyts. Ia adalah seorang pedagan yang sedang melakukan perjalanan dari Banda ke Pantai New Guenea pada tahun 1678.  Ia melewati sebuah tebing karang di tepi teluk Speelman yang dipenuhi oleh tengkorak, sebuah patung manusia, dan berbagai lukisan pada dinding gua tersebut dengan warna merah. Lukisan gua yang ada di kepulauan Papua pada umumnya mirip dengan lukisan-lukisan yang ada di Kepulauaan Kei, meskipun ada beberapa bentuk yang berbeda atau khusus. Misalnya di daerah Kokas, Roder menemukan lukisan cap tangan dan kaki dengan latar belakang warna merah. Demikian juga hasil penelitian W.J. Cator di daerah Namatone telah menemukan pola yang sama. Bentuk lain yang dijumpai pada kedua situs ini adalah pola manusia, ikan, kadal dan perahu dengan pola distilir. Lukisan tangan dan kaki menurut cerita setempat, merupakan bekas jejak nenek moyang mereka ketika memasuki gua yang gelap, dalam melakukan perjalanan dari arah timur ke barat.

    6. Lukisan Gua Prasejarah Kokas, Papua


    lukisan gua kokas, papua

    Lukisan yang ada di wilayah Kokas merupakan satu situs kuno yang terkenal di Kokas, lukisan berada di sebuah tebing bebatuan terjal. Oleh masyarakat setempat, tebing bebatuan terjal ini biasa disebut Tapurarang. Di Distrik Kokas kekayaan peninggalan sejak zaman prasejarah ini bisa dijumpai di Andamata, Fior, Forir, Darembang, dan Goras. Bagi masyarakat setempat, lokasi lukisan tebing ini merupakan tempat yang disakralkan. Mereka percaya lukisan ini adalah wujud orang-orang yang dikutuk oleh arwah seorang nenek yang berubah menjadi setan kaborbor atau hantu yang diyakini sebagai penguasa lautan paling menakutkan. Nenek ini meninggal saat terjadi musibah yang menenggelamkan perahu yang ia tumpangi.

    7. Lukisan Gua Prasejarah Pangkajene, Sulawesi Selatan


    lukisan gua pangkajene

    Kabupaten Pangkajene adalah sebuah tempat yang dikenal dengan lukisan guanya, yang dikenal sebagai Kompleks Pangkajene. Kompleks Pangkajene ini terkenal karena terdapat banyak gua yang memiliki lukisan prasejarah, antara lain; Gua Akarasaka, Bulu Ballang, Bulusumi, Bulu Ribba, Bulu Sipong, Camingkana, Cumi Lantang, Garunggung, Kassi, Lasitae, Lompoa, Patenungan, Sakapao, Salluka, Sapiria, dan Sumpang bita.

    lukisan gua pangkajene


    Gua-gua tersebut memiliki lukisan prasejarah yang bervariasi, tidak hanya keragaman polanya tetapi juga dari segi teknik penggambarannya.

    Terdapat pola-pola pada lukisan gua di Kabupaten Pangkajene secara khusus dan Sulawesi Selatan secara umum selain lukisan gua di Kabupaten Maros, bisa dikatakan bahwa masyarakat Sulawesi Selatan pada masa itu, sudah memiliki kehidupan yang kompleks kalu tidak mau disebut modern pada masanya.

Comments

The Visitors says