PESONA WISATA INDONESIA

welcome to our blog



in a way, articles can also be described as a type of adjectives as they also tell us something about the nouns, like adjectives.

Articles are found in many Indo-European, Semitic, and Polynesian languages but formally are absent from some large languages of the world, such as Indonesian, Japanese, Hindi and Russian.

Posts

Comments

The Team

Blog Journalist

Connect With Us

Join To Connect With Us

Portfolio

  • Bangsa Indonesia tidak kalah cerdas. Itu terbukti dengan adanya banyak ilmuwan asal Indonesia yang menjadi penemu di segala bidang yang bermanfaat bagi kehidupan manusia. Mereka berjasa menemukan teknologi baru yang berguna tidak saja bagi bangsa Indonesia tapi juga dunia.







     





    Berikut daftar tokoh-tokoh ilmuwan penemu asal Indonesia :

    Bidang kimia

    Sjamsul Arifin Achmad menemukan senyawa-senyawa kimia pada tanaman. Penamaan kimia senyawa-senyawa hasil temuan itu di antaranya memakai nama Indonesia misalnya diberi nama Indonesiol, Diptoindonesianin A, hingga Diptoindonesianin Z,  senyawa Artoindonesianin A, dan Artoindonesianin Z.
    Randall Hart menemukan Formula Kimia yang Berfungsi sebagai Pemadam Api Ramah Lingkungan yang diberi nama Hartindo Hart AF 21, Hart AF 11 E, AF 31.
    Prof Effendy, ahli kristalografi menemukan dan menganalisis 730 senyawa koordinasi baru dari garam-garam tembaga, perak, dan logam-logam alkali dengan ligan-ligan dari unsur golongan 15.
    Prof Dr Ciptadi,  peneliti yang juga dosen senior Universitas Palangkaraya (Unpar), Kalimantan Tengah (Kalteng) menemukan senyawa kimia baru yaitu senyawa 1,3-oxaphospholes sebagai senyawa yang bermanfaat untuk antibiotik dan pestisida.
    Aryadi Suwono & Tim Peneliti ITB penemu Bahan Pendingin (Hycool) Pengganti Freon Yang Lebih Hemat Energi
    Ferry Iskandar, menemukan bubuk berpendar boron carbon oksinitrida


    Bidang kontruksi
    Prof. Dr. Ir. Sedijatmo menemukan sistem Pondasi Cakar Ayam sebagai alternatif pemecahan masalah tanah di bawah pondasi yang terlalu lunak.
    Ir. Tjokorda Raka Sukawati menemukan konstruksi sosrobahu yaitu teknik yang memudahkan pembangunan jalan layang tanpa mengganggu arus lalu lintas pada saat pembangunannya.
    Ir. Djuanda Suraatmadja Penemu Beton Polimer yang Ramah Lingkungan Dalam Bidang Kontruksi.
    Ir. Ryantori dan Ir. Soecipto, penemu teknik pondasi sarang laba-laba


    Bidang teknologi
    Prof.BJ Habibie menemukan Teori Habibie, Faktor Habibie/Metode Habibie.atau Crack Progression dalam Ilmu Penerbangan
    Prof. Dr. Khoirul Anwar menemukan dan sekaligus pemilik paten teknologi 4G berbasis OFDM (Orthogonal Frequency Division Multiplexing).
    Drs. Canggra Hwiriyanto Menemukan alat untuk mengetahui kedataran suatu tempat yang disebut “Laser - Level”.
    Pak Gunadi dari Purwakarta, penemu antena Wajanbolic e-goen
    Ir Vickner Sinaga penemu lampu penerangan SEHEN (Super Extra Hemat Energy). Lampu Penerang SEHEN  memanfaatkan energi surya.
    Dr. Evvy Kartini  penemu penghantar listrik berbahan gelas dengan teknik hamburan netron
    Prof Dr Ir Alex Kawilarang penemu teknologi kapal ikan bersirip.
    Josaphat T.S Sumantyo, Penemu Radar 3 Dimensi
    Terry Mart, penemu partikel subatom D13.
    Nurul Taufiqu Rochman, penemu alat pencacah nanopartikel
    Prof. Nelson Tansu, Ph.D penemu  di bidang semiconductor nanostructure optoelectronics devices dan high power semiconductor lasers.
    Dua siswi SMA Negeri 2 Sekayu, Sumatera Selatan, yaitu Muhtaza Aziziya Syafiq dan Anjani Rahma melakukan penelitian dan pengembangan kulkas tanpa listrik dan tanpa freon "Green Refrigerant Box".
    Zamrisyaf. kelahiran Bukittinggi, Sumatra Barat,  penemu teknologi listrik yang berasal dari tenaga gelombang laut-sistem bandulan.
    Dr. Ir. Yudi Utomo Imardjoko kelahiran Yogyakarta menemukan rancangan kontainer untuk menampung limbah nuklir yang tahan puluhan ribu tahun ditanam dalam tanah dengan aman.


    Bidang Astronomi
    tokoh ilmu falak (astronom) Turaichan Adjuri Asy-Syarofi atau Mbah Tur yang merupakan  salah satu keturunan Sunan Kudus menemukan Kalender / Almanak Menara Kudus. Almanak tersebut merupakan salah satu kalender yang bisa menjadi rujukan menentukan hari ataupun tanggal sebelum orang mengawali suatu kegiatan yang dianggapnya penting.
    Winardi Sutantyo dikenal sebagai orang pertama yang mengemukakan teori terbentuknya Bintang Ganda Pemancar Sinar-X Bermassa Kecil.
    Dr. Johny Setiawan, Penemu Planet Baru HIP 13044b


    Bidang kesehatan
    Dr. Warsito P. taruno, M.Eng, Ilmuwan yang menemukan alat terapi kanker berbasis listrik statis.
    Dr. Sofin Hadi, direktur RSU PKU Muhammadiyah Merden Banjar Negara berhasil menemukan metode sunat yang lebih praktis dan pertama kalinya digunakan di dunia yaitu "Sunat Cincin".
    Joko Sasmito berhasil menciptakan biochip, yang dalam perkembangannya sangat bermanfaat bagi dunia kedokteran.
    Professor Dr. Ken Kawan Soetanto, Pria kelahiran Surabaya penemu  serum untuk mendeksi penyakit melalui pembuluh darah.
    Ika Dewi Ana, drg., PhD. adalah  seorang dokter gigi dan dosen di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Indonesia yang menemukan formula obat baru bernama Gama-CHA sebagai serbuk penambal tulang dan gigi.
    Prof DR dr Teguh Santoso Sukamto, SpPD menemukan penggunaan stem cell  untuk pengobatan jantung non bedah.
    Sri Suparyati Soenarto, menemukan vaksin rotavirus.
    Heni Rachmawati, Penemu Obat Lever dengan Sistem Bertarget
    Muhammad Hanafi, peneliti pada Pusat Penelitian Kimia LIPI menemukan senyawa aktif lipistatin dari mikroba tanah. Senyawa ini berpotensi menjadi obat baru antikanker dan antikolesterol.
    Taruna Ikrar Ph.D., menemukan teknik baru pengobatan kejang epilepsi.
    Peneliti dari Fakultas Kedokteran gigi, Universitas Indonesia (FKG-UI), Lies Zubardiah M. Qosim, menemukan obat alternatif baru yang berasal dari daun "Lawsonia inermis Linnaeus" atau dikenal sebagai daun inai atau henna sebagai obat alternatif untuk radang gusi.
    DR.Drs Suprapto Ma’at Apt MS Penemu Herbal untuk Kekebalan dari ektrak meniran yang dikemas dalam Stimuno adalah immnunomodulator yang bersifat imunostimulator atau dapat merangsang sistem imun agar fungsi dan aktivitasnya meningkat dan siap bekerja optimal menghadapi invasi mikroba dan virus.
    MAHASISWA Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala, Rovy Pratama, menemukan Laterally Wedged Insoles atau LWI yang merupakan alat terapi alternatif bagi penderita Osteoartritis atau reumatik.
    Prof. Ir Mulyono Pangestu menemukan teknik pembekuan sperma dengan biaya murah atau yang biasa dikenal sebagai cool storage.

    Bidang Matematika
    Muh. Rizal Faizal SST.Ak Menemukan rumus matematika untuk perhitungan kubus dengan ukuran yang berbeda-beda.
    Dr. Yogi Ahmad Erlangga, Penemu rumus matematika berdasarkan persamaan Herlmholtz  guna pencarian sumber minyak bumi.
    Ibrahim Handoko menemukan  persamaan untuk menyelesaikan perhitungan angka piramida dengan jumlah tidak terbatas.

    Bidang Biologi
    Dr. Joe Hin Tjio menemukan bahwa kromosom manusia itu berjumlah 23.
    Mujair menemukan ikan di muara sungai Serang, Blitar yang pada akhirnya ikan itu dinamai dengan namanya. Beliau berhasil mengembangbiakkan ikan yang aslinya ikan laut menjadi ikan air tawar
    Irma Shita Arlyza – Penemu Spesies Baru Ikan Pari (Himantura tutul)
    Cahyo Rahmadi dari Pusat Penelitian Biologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menemukan spesies laba-laba gua eksotis di bukit Menoreh, Jawa Tengah.

    Destario Metusala, Peneliti anggrek dari Kebun Raya Purwodadi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia menemukan spesies baru anggrek yang dinamakan Dendrobium mucrovaginatum Metusala & J.J.Wood. Jenis ini dikoleksi oleh tim peneliti Kebun Raya Purwodadi di wilayah Kalimantan Barat pada tahun 2006.

    Ibnu Maryanto, Pakar kelelawar dari Pusat Penelitian Biologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia menemukan spesies baru kelelawar tanpa ekor di Sulawesi yang dinamai Thoopterus suhaniae.

    Amir Hamidy, Peneliti dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI menemukan dua spesies baru katak kecil sebesar jari tangan. Masing-masing dinamai Leptobrachium ingeri dan Leptbrachium kanowitense. 

    Elizabeth A Widjaja, taksonom bambu dari Pusat Penelitian Biologi LIPI menemukan Spesies bambu baru ditemukan di Pegunungan Mekongga

    Bidang IT
    Satya Witoelar, orang yang membangun layanan sosial media pertama di dunia yang berbasis lokasi, Koprol
    Bernaridho Hutabarat Penemu NUSA (bahasa pemrograman)
    Zainuddin Nafarin penemu antivirus lokal Smadav

    Bidang seni dan budaya

    Sunan Giri  sebagai penemu wayang gedog
    Sunan Bonang penemu alat musik gamelan jawa yang disebut bonang.
    Sultan Agung menciptakan kalender Islam-Jawa
    Raden Machjar Angga Koesoemadinata, pecipta sistem notasi nada Sunda da mi na ti la dan penemu sistem 17 tangga nada Sunda.
    Paryanto penemu alat musik kecapi bambu.
    Daeng Soetigna pencipta angklung diatonis.
    Zaenal Beta penemu Lukisan Tanah Liat

    Bidang Arkeologi
    Raden Saleh penemu fosil purba di Pulau Jawa. Temuan-temuan itu dilaporkan oleh Raden Saleh dalam tulisannya, “Over fossiele beenderen van den Pandan” (Natuurkundig Tijdschrift voor Nederlandsch-Indië, vol 29, 1867).
    Rokus Awe Due, Jatmiko, E Wahyu Saptomo, dan Thomas Sutikna  penemu Homo floresiensis (manusia kerdil dari Flores) yang ditemukan di Liang Bua

    Biang Kuliner
    pangeran Walangsungsang atau yang dikenal dengan pangeran Cakrabuana penemu terasi dan petis
    ibu rumah tangga bernama Hanna kelahiran Juwana-Pati Penemu  bandeng presto
    Haji Djamari  penemu Rokok kretek
    H. Sanpingrad penemu dari resep getuk goreng khas Sokaraja Banyumas
    Mbok Berek penemu dari resep ayam goreng kremes

    Sebenarnya banyak ilmuwan-ilmuwan Indonesia lainnya yang tidak disebutkan disini yang membuat penemuan baru. Ini menjadi bukti bahwa bangsa Indonesia tidak kalah cerdas dari bangsa lainnya di dunia.
  • Ternyata artis Indonesia ada yang mirip dengan artis luar negeri walau hanya mirip sekilas saja. Dalam tulisan ini, Indonesiatop.blogspot.com kali ini mencoba mengumpulkan beberapa selebriti Indonesia yang mirip selebriti dunia terutama artis hollywood. Berikut artis hollywood yang mirip dengan artis Indonesia:

    Joe Jonas dengan Raffi Ahmad



    Jake Gylenhall dengan Kevin "Vierra" Aprilio



    Haley Joel Osment dengan Irfan Bachdim



    Sarah Jessica Parker dengan Kiki Fatmala



    Rihanna dengan Farah Quinn



    Katie Holmes dengan Zaskia Sungkar



    Rosie Huntington dengan Cinta Laura



    Drew Barrymore dengan Sissy Priscilla



    Hayden Panetierre dengan Gita Gutawa



    Mischa Barton dengan Luna Maya








    dan ini untuk bonus :)

    Wesley Snipes dengan Tukul Arwana


    Gimana mirip enggak?..
    Tulisan ini cuma untuk hiburan saja jadi tidak perlu dianggap terlalu serius juga ya.. Kalo enggak mirip ya dimirip-miripin aja. (indotop)
  • Ras Indonesia kami menyebutnya dengan demikian. Ras ini terdiri dari seluruh suku yang ada di Indonesia seperti Jawa, Sunda, Minang, Melayu, Dayak, Bugis, Bali, Sasak, Papua dan sebagainya. Seluruh suku ini rata-rata memiliki persamaan fisik yaitu kulit sawo matang, ukuran tubuh kecil, hidung kecil dan rambut hitam.

    Umumnya orang Indonesia menganggap orang asing yang putih, tinggi, langsing, hidung mancung, bibir tipis, dan rambut pirang lebih cantik atau tampan. Kita harus mulai belajar memahami cantik dari berbagai sudut pandang. Ternyata beberapa orang Indonesia yang di Indonesia dianggap biasa aja, menurut pandangan orang negara lain malah dianggap cantik. Begitu juga sebaliknya, yang di Indonesia dianggap cantik, belum tentu cantik di mata orang asing. Sebenarnya orang berpredikat tampan-cantik itu berkulit coklat, hidung kecil, mata hitam, rambut hitam. Ciri fisik itu dimiliki ras Indonesia.

    Warna Kulit orang Indonesia lebih sexy.
    Kulit coklat dan kuning langsat merupakan warna kulit yang khas dari ras kita sendiri dan sangat mencerminkan Indonesia. Di Eropa dan Amerika Kulit yang coklat dianggap lebih sexy. Di Eropa dan Amerika banyak orang yang sengaja membuat kulitnya coklat dengan pergi berjemur. Di AS-Eropa banyak salon pencokelat kulit. Menurut wikipedia ada 30 Juta wanita kulit putih AS pelanggan 50 Ribu salon pencokelat kulit dengan nilai pasar Rp. 50 Trilliun setahun.

    Kita sebagai ras Indonesia, tercipta dengan pigmen kulit dominan yaitu pigmen eumelanin (pigmen yang menyebabkan kulit coklat sampai hitam) dan pigmen karoten (penyebab warna kuning), makanya sebagian besar orang-orang Indonesia mempunyai kulit sawo matang dan kuning langsat. Orang Indonesia yang paling putih berwarna kuning langsat lebih indah dari kulit orang Eropa yang pucat kemerahan. Yang paling hitamnya tidak kalah manis, orang Ambon, Flores dan Papua memiliki warna kulit lebih coklat tapi tidak sehitam orang Afrika. Warna coklatnya pas. Warna cokelat-hitam terlihat lebih menggemaskan dan manis daripada warna putih. Kulit coklat memang lebih keren, seksi, dan eksotis. Di Amerika Serikat orang berkulit cokelat dianggap tampan dan disukai mahasiswi kulit putih AS.
    Kelebihan lainnya dari kulit kita yaitu lebih tahan radiasi ultraviolet. Dalam tubuh kita ada zat yang bernama melanin yang membuat kulit kita berwarna kecoklatan. Melanin mempunyai fungsi utama yaitu melindungi epidermis dan dermis dari bahaya radiasi ultraviolet.

    MISS World 2009, Kalane Aldortno kelahiran Gibraltar, daerah di Eropa barat daya dekat perairan Spanyol, memuji perempuan Indonesia yang punya Jenis dan warna kulit yang Indah. Dia begitu menyukai perempuan Indonesia yang punya banyak warna kulit. Karena, di tempat kelahirannya hampir semua perempuan kulitnya berwana gelap dan kecokelatan. "Di negara saya mungkin warna kulit seperti Ini lebih dikenal sebagai mediteranian. Jadi, waktu melihat kulit perempuan Indonesia yang berbagai Jenis dan warnanya, ada yang putih, kuning, kecokelatan. dan gelap, saya Jadi agak Iri. Apalagi, semua terlihat mulus dan seperti bersinar," ucap Kalane saat ditemui di sela-sela kunjungannya pada acara pemilihan Miss Indonesia 2010 di sebuah pusat perbelanjaan di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.


    Hidung kecil lebih manis.
    Bangsa Indonesia rata-rata memiliki hidung yang kecil. Kalau mancung juga mancung yang indah tidak terlalu besar. Bangsa lain seperti Eropa dan Iran hidung yang sangat mancung dan panjang, bahkan ada yang melakukan bedah plastik untuk "dipotong dan dipendekkan hidungnya. Hidung Indonesia yang mancung kecil dipandang sebagai hidung yang sempurna. Orang Indonesia yang berhidung pesek pun sebenarnya membuat wajah menjadi lebih manis.

    Pada film-film futuristrik sering digambarkan alien yang telah berevolusi sempurna. Digambarkan alien itu memiliki Hidung yang begitu kecil dan pesek malah bisa dibilang hidungnya hanya lubang kecil saja, mungkin pada masa depan kandungan oksigen di udara sangat tipis. Dengan hidung kecil juga manusia telah dipersiapkan untuk menghadapi polusi udara. Bisa dibayangkan, betapa susahnya kita memakai masker di tengah polusi udara andaikata hidung kita semancung hidung gajah.

    Keuntungan lainnya dari berhidung kecil yaitu daya jangkau penglihatan orang berhidung pesek lebih luas daripada yang berhidung mancung karena tidak menghalangi pandangan mata. Hidung yang terlalu mancung dapat mengganggu penglihatan pandangan mata karena terhalang hidungnya yang mancung.

    Orang Indonesia tampak lebih awet muda.
    Dibandingkan dengan individu pada usia yang sama dari etnis kulit putih (Kaukasia), Afrika, latin dan Arab, maka kita bangsa Indonesia diberkahi Tuhan dengan keistimewaan lebih tampak awet muda. Kulit orang Indonesia relatif lebih tebal dan komposisi serat-serat kolagennya jauh lebih kaya. Oleh karena itu, kerutan-kerutan dan kekenduran kulit yang terjadi akan jauh lebih ringan dibandingkan etnis kulit putih. Proses penuaan ditandai dengan penurunan elastisitas serabut-serabut kolagen; pada etnis kulit putih dengan komposisi serat kolagen yang lebih sedikit maka akan terlihat lebih cepat tua daripada orang Indonesia.

    Orang Indonesia cenderung tampak muda daripada usia yang sesungguhnya. Orang Indonesia bisa lebih tampak lebih muda 5 s.d 10 tahun dibandingkan etnis Eropa, Arab ataupun Afrika. Orang Indonesia yang berumur 30 tahun, di eropa bisa dikira masih berumur 20 tahunan..


    Tubuh lebih kecil lebih canggih.
    Biasanya orang menganggap postur tubuh yang lebih tinggi dan besar, dalam evolusi ditafsirkan sebagai sinyal dari sumber genetika yang lebih berkualitas. Juga orang yang lebih jangkung, ditafsirkan memiliki kualitas kesehatan lebih baik. Padahal kita tahu bahwa sebenarnya alat yang canggih biasanya lebih kecil, lebih ringan dan hemat tempat.

    Ras yang lebih besar dan kuat belum tentu berevolusi lebih baik. Buktinya gajah lebih kuat dan besar dibandingkan manusia tapi apakah gajah lebih sempurna dari manusia. Di masa lalu bumi dipenuhi oleh makhluk-makhluk bertubuh besar seperti dinosaurus. Di masa kini banyak makhluk yang bertubuh lebih kecil dibandingkan zaman dulu sehingga membuat persediaan makanan di dunia tetap cukup. Makhluk yang bertubuh kecil lebih cocok untuk hidup di masa depan.

    Ras Indonesia memproduksi lebih sedikit bau badan.
    Kelompok-kelompok etnis yang berbeda memiliki karakteristik bau tubuh yang berbeda. Keringat berlebih adalah masalah yang lebih banyak dihadapi oleh orang kaukasian dan afrikan, yang memiliki lebih banyak kantung rambut (tempat dimana apocrine berasal). Sedangkan orang Indonesia cenderung memiliki lebih sedikit kelenjar apocrine, itulah sebabnya orang eropa dan afrika lebih cenderung bau. Orang kulit Putih cenderung lebih bau seperti keju. Orang kulit hitam memiliki aroma cocoa butter. Orang India juga memiliki ciri bau yang khas. Orang-orang asing memiliki kecenderungan bau badan yang lebih tinggi. Tidak aneh kalau minyak wangi dan deodoran sangat laku di luar negeri. Orang Indonesia sedikit lebih wangi kecuali orang yang jarang mandi dan punya masalah bau badan tentunya.

    Orang Indonesia tidak kalah cerdas
    Soal kecerdasan tentunya orang Indonesia tidak kalah. Orang-orang cerdas di Indonesia sebenarnya banyak. Banyak ilmuwan Indonesia yang berprestasi di luar negeri. Ada yang bekerja di perusahaan multi nasional berkedudukan di luar negeri, lembaga riset negara asing, dan bahkan menjadi dekan di sebuah universitas Jepang.
    Dengan pendidikan yang lebih baik maka bukan tidak mungkin akan banyak tercipta makhluk cerdas yang berasal dari Indonesia.

    Lantas mengapa kita masih tertinggal jauh dari kebanyakan negara-negara lain?
    Indonesia tentunya saat ini sedang berkembang. Kurangnya rasa percaya diri dan kurangnya kerja keras serta para pemimpin bangsa ini yang kurang pandai dan kurang punya kebanggaan terhadap bangsa ini menyebabkan bangsa kita masih tertinggal. Tentunya nanti kita harapkan di bawah kepemimpinan yang tepat, Indonesia akan maju dengan sangat pesat melebihi bangsa-bangsa lainnya.

    Kita juga harus mengembangkan diri kita sendiri. Ras Indonesia tentunya harus dikembangkan lagi supaya lebih sempurna dengan pemahaman Agama untuk lebih meningkatkan moral spiritual, pendidikan yang lebih baik untuk meningkatkan pengetahuan serta Olahraga dan makanan bergizi untuk meningkatkan kemampuan fisik.

    Sebenarnya masing-masing ras memiliki kelebihan masing-masing. Bangsa Indonesia juga memiliki kelebihan dari bangsa lain. Kita harus bersyukur dengan apa yang diberikan Tuhan pada kita. Bangsa Indonesia bisa jadi merupakan manusia yang telah berevolusi sempurna dengan fisik yang disiapkan untuk keadaan alam di masa depan. (Indotop).

Comments

The Visitors says