Tarian Tradisional Surakarta Jawa Tengah
Tarian merupakan bagian yang menyertai perkembangan pusat baru ini. Ternyata pada masa kerajaan dulu tari mencapai tingkat estetis yang ting...
KULINER VIRTUAL
in a way, articles can also be described as a type of adjectives as they also tell us something about the nouns, like adjectives.
Cengkeh adalah rempah-rempah purbakala yang telah dikenal dan digunakan ribuan tahun sebelum masehi. Semerbak harum cengkeh, telah membius banyak negara untuk menemukan sumbernya. Ketika itu di dunia, cengkeh hanya diketahui dapat tumbuh di pulau-pulau kecil di Maluku. Ternate adalah tanah asal cengkeh selain Tidore, Makian, Bacan, dan Moti. Dari kelima pulau ini pohon cengkeh menyebar. Gara-gara harumnya kuncup bunga ini, berbagai bangsa datang mencarinya sampai ke bumi Maluku Utara.
“Sudah gaharu cendana pula”, itulah ungkapan sejak ratusan tahun yang lalu. Dari ungkapan tersebut dapat diketahui bahwa garahu dan cendana sudah dikenal sejak lama dan memiliki nilai tinggi. Kedua jenis kayu tersebut melambangkan kemakmuran.
Pada al-Qur’an surat al-Insan (76) ayat ke 5 menyebutkan: “Sesungguhnya orang-orang yang berbuat kebajikan akan meminum dari gelas, minuman yang dicampur kafur”. ( AlQuran 76:5). Kafur yang dimaksud ayat itu menurut beberapa pendapat adalah kapur barus. Dari konteks ayat tersebut jelas bahwa kafur merupakan sesuatu yang mewah dan istimewa.









Bunga ini terkenal bukan hanya karena ukuran besarnya, tapi karena baunya yang busuk. Tanaman ini tidak memiliki akar, batang tetapi terdiri dari benang seperti tumbuhan pada tanaman merambat. Tanaman ini bisa tumbuh dengan lebar hingga semeter dan berat bisa mencapai 11 kg. Tanaman ini bisa ditemukan di hutan hujan Kalimantan dan Sumatera.
Tumbuhan kantong semar (Nepenthes sp.) merupakan tumbuhan karnivora. Tumbuhan ini memiliki organ berbentuk kantong yang menjulur dari ujung daunnya. Pada bagian tutup kantong terdapat kelenjar nektar yang menarik serangga. Tanaman ini menyerap nutrisi dari serangga yang terjebak di dalam kantongnya. Serangga-serangga itu dihancurkan oleh semacam senyawa menyerupai asam lambung lantas dihisap sari-sarinya. Kantong Semar bisa ditemukan di Asia Tenggara, terutama di Indonesia. Indonesia memiliki species kantong semar paling banyak di dunia.
Edelweis mempunyai nama latin Anaphalis javanica. Edelweis disebut bunga abadi karena bunga ini terbukti tidak layu setelah dipetik dari tangkainya, tetapi langsung mengering tanpa berubah bentuk dan penampilannya. Tumbuhan ini dapat mencapai ketinggian 8 m dan memiliki batang sebesar kaki manusia. Tumbuhan ini bisa ditemukan di berbagai pegunungan tinggi Indonesia seperti Jawa, Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan dan Lombok.
Tumbuhan Sarang Semut mempunyai nama latin Myrmecodia Pendans. Tanaman ini disebut sebagai tanaman sarang semut karena semut suka bersarang di dalam tumbuhan ini. Keunikan sarang semut terletak pada interaksi semut yang bersarang pada umbi yang terdapat lorong-lorong di dalamnya. Sarang semut adalah sejenis tumbuhan epifit yang menempel di pohon-pohon besar yang batang bagian bawahnya menggelembung berisi rongga-rongga yang disediakan sebagai sarang semut jenis tertentu. Sarang semut tumbuh pada pohon inang setinggi 8 meter berada 1100-2500 dari permukaan laut. Tanaman ini dapat ditemukan di hutan-hutan Papua.
Tumbuhan Daun Sang mempunyai nama ilmiah Johannestijsmania altifrons. Keunikan dari tumbuhan ini terletak pada daunnya yang sangat besar bisa mencapai 6 meter. Daun Sang yang unik ini terlihat langsung menyembul dari tanah. Batang tanaman ini sangat pendek dan tertanam di dalam tanah sehingga daun Sang terlihat seakan tak memiliki batang. Daun Sang tumbuh di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser.
Putri malu atau Mimosa pudica banyak ditemukan sebagai tanaman liar di Indonesia. Tanaman ini sering ditemukan di kebun atau di semak belukar. Keunikan dari tanaman ini ada pada daunnya yang akan mengatup jika tersentuh benda asing. Tanaman yang dikenal dengan sebutan ‘si kejut’ ini juga akan menguncup ketika matahari terbenam dan merekah kembali saat matahari terbit.
Copyright © 2014, PESONA WISATA INDONESIA Allrights Reserved